Beranda Rilis Berita Sekda Tahlis Irup Hari Pahlawan

Sekda Tahlis Irup Hari Pahlawan

63

BOLMONGKAB.GO.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Tahlis Gallang, SIP, MM menjadi Irup saat pelaksanaan upacara Hari Pahlawan yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Senin (12/11/2018).

Upacara memperingati Hari Pahlawan kali ini, dihadiri unsur Forkopimda, para Pejabat Tinggi Pratama, ASN Bolmong, Camat,Sangadi(Kepala Desa), Perangkat Desa, para Veteran serta Organisasi Kepemudaan.

Sekda Bolmong Tahlis Gallang saat membacakan amanat Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, bahwa memperingati Hari Pahlawan 10 November untuk mengenang peristiwa pertempuran di Surabaya pada 73 tahun silam yang merupakan perang fisik pertama setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya.

Di bulan November ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian, semangat pantang menyerah serta pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan yang telah gugur mendahului kita.

Selain itu pengibaran Bendera Merah Putih serta mengheningkan cipta secara serentak selama 60 detik seperti yang saat ini kita lakukan, juga dilaksanakan di seluruh pelosok tanah air, bahkan di perwakilan negara Republik Indonesia di luar negeri.
“Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan tersebut bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta tanah air dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara di hati sanubari bangsa Indonesia.” Kata Tahlis saat membacakan amanat Menteri.

Peringatan Hari Pahlawan lanjutnya, bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun subtansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

Hari Pahlawan 10 November 2018 mengambil tema “Semangat Pahlawan Di Dadaku” mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan.

“Oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara Indonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan Negara,” tuturnya.

Selan itu peringatan Hari Pahlawan ini, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan introspeksi diri. Sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.

Setiap zaman pasti ada pahlawannya dan setiap pahlawan pasti berkiprah di eranya. Terkait dengan hal tersebut, bangsa Indonesia memerlukan pahlawan baru. Indonesia saat ini membutuhkan sosok yang berdedikasi dan berprestasi pada bidangnya untuk memajukan negeri ini.

Usai pelaksnaaan upacara dilanjutkan dengan rabur bunga di Pelabihan Labuan Uki Lolak besama Forkopimda dan Batalyon Armed 19 Bogani.

Selain itu penyerahkan bantuan berupa paket Sembako kepada 20 orang Veteran sebanyak tujuh jenis sembako yaitu beras, gula, kue kering, susu kaleng, mie instan, telur dan kain sarung dan penyerahan satu unit kendaraan operasional kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong yang berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui APBN Tahun Anggaran 2018. (kominfo)