Beranda Rilis Berita Sembilan OPD Masih Merah dalam Evaluasi Tepra

Sembilan OPD Masih Merah dalam Evaluasi Tepra

230

Bolmong,- Pemerintah kabupaten Bolaang Mongondow melaui Bagian Administrasi Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah  menyelenggarakan rapat evaluasi Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) kabupaten bolmong bulan februari 2020 (B02) dan penginputan bulan maret 2020 (B03), di Ruang rapat kantor bupati Bolmong ,Kamis (12/03/2020).

Rapat TEPRA dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolmong Tahlis Gallang dan Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah kabupaten Bolmong hadir dalam rapat ini.

Sekretaris Daerah Tahlis Gallang dalam penjelasanya mengatakan, dirinya meminta setiap OPD untuk memacu kinerja agar realisasi dapat mendekati target yang telah di tentukan, Sebagai koordinator seluruh OPD dirinya juga menghimbau kepada seluruh OPD di lingkungan Kabupaten Bolmong untuk memaksimalkan penyerapan APBD untuk mengkaji dan menginventarisasi setiap kegiatan yang akan dilakukan untuk memaksimalkan kinerja yang dilakukan.

“Kegiatan Evaluasi Kinerja dan Evaluasi Realisasi Anggaran ini untuk melakukan pengendalian, pemantauan dan evaluasi terhadap efektivitas pelaksanaan anggaran Tahun 2020 lingkup Pemerintah kabupaten Bolmong,” ungkapnya.

Disampaikan Sekretaris Daerah, evaluasi Ini diharapkan agar tergambarkan secara komprehensif capaian-Capaian Kinerja Yang Dilakukan.

Bukan hanya realisasi fisik dan non fisik, tetapi kita ingin capaian-capaian itu berbanding lurus dengan target kita,kemudian dilanjutkan presentasi  untuk OPD yang mendapat rapor biru, kuning dan merah oleh Sekretaris Daerah, adapun nama-nama OPD yang mendapat rapot merah:

  1. Badan Kesbang dan Politik
  2. Badan Penanggulangan Bencana Daerah
  3. Dinas Kesehatan
  4. Dinas pariwisata dan kebudayaan
  5. Dinas pendidikan
  6. Kecamatan Dumoga
  7. Kecamatan Dumoga tengah
  8. Kecamatan Sangtombolang
  9. Satuan Polisi Pamong Praja

Sekda menyampaikan   Rapat TEPRA ini, membahas apa saja masalah yang ada agar didorong lagi supaya penyerapan yang rendah menjadi meningkat.

“Diingatkan pada seluruh pimpinan perangkat daerah untuk memperhatikan jadwal menghadapi akhir tahun anggaran 2020 juga batas akhir dalam rangka tertib administrasi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan,” ujarnya.

“Diupayakan target penyerapan anggaran triwulan ini bisa terealisasi lebih maksimal,” tutupnya.